nabi baru sebuah fenomena energi atau kerja keras


Ah… ada lagi seorang anak manusia yang memulai inisiatif dan kreatifitas bukan dengan sabda KERJA KERAS ADALAH ENERGI KITA namun dengan mengaku sebagai nabi baru. Terlepas dari ayat-ayat kitab suci memang semuanya bisa saja terjadi, bahkan mungkin anak manusia yang kembar siam, berkepala dua mepet semua, homoseksualitas, dan lain sebagainya bahkan fenomena Obama blasteran hitam putih yang bisa menjadi orang nomer satu di Amerika.

Tidak ada yang tidak mungkin, bahkan ketika sebuah negara yang kehilangan 3 juta nyawa namun sampai saat ini tidak juga meminta maaf malah menutup-nutupinya karena anggur yang sudah terlampau nikmat sehingga lupa dan tidak tahu apa itu dosa, mungkinkah nabi baru menjadi fenomena isu strategis penyelesaian permasalahan saat ini, dimana untuk menjadi seorang punggawa negara haruslah rela mengeluarkan rupiah hingga dollar, bahkan dengan sponsor yang jangan sampai ketahuan oleh masyarakat banyak. ah… sekali lagi aaaarggghhh…

Sebagaimana fatwa-fatwa seperti KERJA KERAS ADALAH ENERGI KITA, Pertamina Pasti Pas, yang lain tidak pas, dan lain sebagainya bahkan hanya dengan sebuah kata LANJUTKAN, ciaaao… memang ketika bangsa atau sebuah komunitas menjadi miskin maka akan muncul idea-idea baru yang sepertinya kreatif dan enak di makan oleh otak sebagai tools yang benar untuk bisa keluar dari segala permasalahan yang membelenggu.

Bahkan sebagai manusia dengan segala keterbatasan, tidak akan pernah tahu apakah kehadiran nabi baru, fatwa baru, atau idealogi baru bermuara dari Tuhan, manusia atau bahkan setan, tiada yang pernah menggubrisnya sepanjang perut bisa kenyang dan keluarga tidak terlantar, ah masa bodoh… ngebom aja dilakukan dengan indahnya… sepertinya hanya menggunakan energi kekerasan dan bukannya kerja keras itu sendiri sebagai esensi dan energinya yang saling tertaut.

Tatanan-tatanan itu akan berubah drastis nantinya ketika rasa lapar dan kemiskinan merajalela, ditambah dengan aksi-aksi dan regulasi yang tidak pernah berpihak pada keadilan, hanya bertumpu pada keadilan yang dimiliki dan diharapkan oleh kelas atau kelompok tertentu saja. Maka fenomena lahirnya nabi bahkan utusan tuhan, Tuhan atau malah setan baru barangkali akan menjejali alam informasi dan tehnologi dengan super cepat, super canggih dan super dahsyat, tanpa harus melalui KERJA KERAS adalah ENERGI KITA, sebagai jargon konyol yang tidak menghargai nilai-nilai kemanusiaan, bahkan tidak menyadari bahwa energi alamlah yang kita pecundangi bersama, ya Allah maafkanlah hamba…

Sebagai sesama manusia memang kita harus saling merenung dan interospeksi diri apakah kita sudah menghargai orang lain sebagai manusia, dan memanusiakan diri kita sendiri, untuk mencapai hal ini tidak diperlukan kerja keras, hanya memerlukan sedikit energi kita, untuk mendapatkan energi dari alam dan bahkan dari bathin kita sendiri.

Sudah sepantasnyalah bagi kita sebagai bangsa yang tidak kaya dan tidak miskin ini menyukuri jika ada yang mau menyebut dirinya sebagai nabi, bukan lantas diadili atau bahkan dibunuh seperti para teroris itu, namun idea untuk menjadikan diri nabi sebagai idea kreatif, bahkan tanpa harus bekerja keras mengeluarkan banyak energi namun nantinya banyak orang datang berguru, bukankah harus disadari bahwa bahasa marketing saat ini juga perlu menggunakan kata-kata heboh untuk mencerap energi ekonomi masyarakat agar membeli produknya tanpa harus terlalu bekerja keras berkeliling kota menjajakannya, bahkan sangat kelihatan tidak profesional, ekslusif dan bermartabat, bukankah semua harus dilakukan dengan irit dan efisien tanpa harus kerja keras dan mati konyol karena kehabisan energi, wallahualam…

Saya kutipkan disini sebuah ide meriah, atau bahasa pemasaran untuk memberikan produknya dalam hal rohani atau entahlah:

Pengakuan Amaq Bakri Sebagai Nabi Resahkan Masyarakat
Jumat, 16 Oktober 2009 12:40 WIB Mataram (ANTARA News) – Ketua Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Nusa Tenggara Barat (MUI) Prof. H. Syaiful Muslim menilai pengakuan Amaq Bakri (60) sebagai nabi itu sangat meresahkan masyarakat.

“Itu merupakan yang pertama terjadi di NTB, karena itu pemerintah diminta segera menghentikan ajaran yang disebarkan Amaq Bakri, sekaligus mencabut pernyataannya sebagai nabi untuk menghindari amuk massa,” katanya kepada ANTARA News di Mataram, Jumat.

Amaq Bakri yang mengaku sebagai nabi setelah Nabi Muhammad SAW dan telah melakukan Mi`raj pada Rabu (14/10) itu telah dipanggil Camat Sambelia dan disidang di depan anggota Muspika, sekaligus menjelaskan ajarannya.

“Amaq Bakri harus membuat pernyataan tertulis, sekaligus bertobat atas ajaran yang disebar dan kembali ke ajaran yang benar, yakni ajaran Islam,” katanya.

Jika hal itu dibiarkan, maka tidak menutup kemungkinan masyarakat bisa berbuat anarkis terhadap Amaq Bakri.

Tindakan anarkis di Lombok sudah sering terjadi terhadap siapa saja yang mengaku sebagai umat Islam tetapi ajarannya menyimpang dari Agama Islam, termasuk Ahmadiyah.

“Buktinya hingga kini sekitar 130 orang jemaat Ahmadiyah masih ditampung di asrama Transito, Majeluk Mataram setelah rumahnya di Gegerung, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat dirusak dan dibakar massa empat tahun lalu,” katanya.

Jika Amaq Bakri tetap saja mengaku sebagai nabi, maka dia sudah mejadi kafir, sebab nabi terakhir yang diturunkan Allah SWT adalah Nabi Muhammad SAW.

Dalam pertemuan dengan Camat Sambelia dan anggota Muspika Amaq Bakri tidak hanya mengaku sebagai nabi, tetapi juga mengatakan bahwa Al Quran yang dijadikan pegangan umat Islam bukan berasal dari firman Allah.

“Al Quran adalah hasil buatan atau karya alim ulama sebab Al Quran yang sesungguhnya berada dalam diri manusia yang tidak bisa dimiliki sembarang orang,” kata Amaq Bakri.

Ia menambahkan untuk mendapatkan Al Quran yang asli harus melalui ritual yang hanya dilakukan pada setiap tanggal 12 Rabiulawal atau bulan Maulid pada malam Jumat. (*)

Berbeda memang dengan para nabi yang dahulu dan asli diakui oleh kitab suci, bahwa sebagai penanda diantara mereka ada satu tanda nubuwah atau kenabian, hal yang sangat mengesankan adalah upaya Salman Al-Farisi yang dengan logika cerdasnya mencoba untuk mengetahui dan menguji keaslian dan kebenaran akan Kenabian Rasullullah SAW, dengan cara memberi bingkisan hingga dengan mata kepala beliau sendiri untuk bisa melihat tanda-tanda kenabian milik Rasulullah. Bukan tidak mungkin bahwa kemampuan intelektual dan logika yang waras adalah bukan hanya sebuah kerja keras adalah energi kita, namun sebaliknya bahwa kecerdasan berpikir adalah energi yang tiada pernah habis dan tidak bisa ditipu.

Sama sekali tidak ada maksud hati untuk melecehkan dan mengotak-atik jargon kerja keras adalah energi kita, namun memang sepertinya sangat dirasakan terlalu mengada-ngada dimana pertamina sebagai perusahaan negara penyedia energi yang hanya menyedot energi bumi untuk dijual, entah dengan kerja keras atau bukan namun, mengapa harus dibalik dan dikait-kaitkan dengan energi. Hmmm… bukankah seharusnya membuat jargon atau isu haruslah mencerdaskan dan tidak hanya sekadar permainan kata-kata, dan sangat disayangkan betapa perusahaan sebesar itu hanya memberikan hadiah sewajarnya.

, ,

  1. #1 oleh nahdhi pada Oktober 22, 2009 - 6:13 pm

    ijin mengamankan pertamax…. :)

    Pertamax, Premium, Solar….

    Iki kok koyo slogan PERTAMINI ya?

  2. #2 oleh xitalho pada Oktober 22, 2009 - 6:55 pm

    Keduax…mungkin menjadi jatah saya nich…

    Halah embuh lah… bingung sing salah sopo…
    Nabine opo umat Islame… opo pejabate…

    melu kontes pertamina tho mas…?
    semestinya xitalho barusan menuliskan ==>> Roda Nasib My ComLuv Profile

  3. #4 oleh Wandi thok pada Oktober 22, 2009 - 8:30 pm

    Hmmm… waw… mas Antok ki blogke jane pinten tomas? Nganti bingung aku. Ning nggak papa anggere gampang kolom komenge wae. :lol:
    -
    Untuk nabi plasu, jelas ini tanda kiamat sumangkin dekat, termasuk gempa dan bencana lainnya.
    Untuk lombanya semuga muga-muga wae mas, MENANG :D

  4. #5 oleh marsudiyanto pada Oktober 22, 2009 - 9:24 pm

    Weh, Kerja Keras terus yo…
    semestinya marsudiyanto barusan menuliskan ==>> 1/3 langkah lagi My ComLuv Profile

  5. #6 oleh sawali tuhusetya pada Oktober 23, 2009 - 1:30 am

    mungkin ini bisa juga menjadi salah satu penyebab negeri ini terus diguncang gempa, mas surya, akibat makin banyaknya orang yang mengaku sbg nabi baru, bahkan Tuhan baru spt yang pernah dilakukan firaun. doh!
    semestinya sawali tuhusetya barusan menuliskan ==>> KIB II dan Pupusnya Kekuatan Oposisi My ComLuv Profile

  6. #7 oleh Andy MSE pada Oktober 23, 2009 - 7:25 am

    industri eksplorasi = ora nandur melu panen…
    kadhang sakpenake dhewe…

  7. #8 oleh Pencerah pada Oktober 23, 2009 - 3:39 pm

    Semoga segera bertobat
    semestinya Pencerah barusan menuliskan ==>> Susunan Kabinet Indonesia Bersatu II My ComLuv Profile

  8. #9 oleh Kerja keras adalah energi kita pada Oktober 24, 2009 - 2:09 am

    butuh energi buat bisa keras
    semestinya Kerja keras adalah energi kita barusan menuliskan ==>> Kerja Keras adalah Energi Kita My ComLuv Profile

  9. #10 oleh Pradna pada Oktober 24, 2009 - 2:13 am

    blaik komen sing nganggo judul butuh energi biar bisa keras, langsung dijebloske aki Ismet

  10. #11 oleh ario saja pada Oktober 26, 2009 - 11:57 pm

    manteb slogannya brooo

  11. #12 oleh novi cuk lanang pada November 1, 2009 - 8:04 am

    mas anto to..
    benar2 pekerja keras
    semestinya novi cuk lanang barusan menuliskan ==>> One Spirit One Nation, Gagalnya Persatuan Demi Pera-one My ComLuv Profile

  12. #13 oleh Cara Membuat Blog pada November 2, 2009 - 7:18 am

    selain kerja kerja, juga dibutuhkan kerja dengan pintar .. not only WORK HARD but also WORK SMART

    Cara Membuat Website
    semestinya Cara Membuat Blog barusan menuliskan ==>> Cara Membuat blog sebanyak-banyaknya jika bisa! My ComLuv Profile

  13. #14 oleh katakataku pada November 17, 2009 - 2:00 am

    ngikut bingung (doh)
    semestinya katakataku barusan menuliskan ==>> Maafkan Aku My ComLuv Profile

  14. #15 oleh here pada Januari 27, 2010 - 3:52 pm

    qqsadvv- Thank you, nwjwsfc. Great site.

  15. #16 oleh link pada Januari 29, 2010 - 7:12 am

    brexbqg- Thank you, gbceulc. Great site.

(tidak akan di tunjuk-tunjukan)
CommentLuv Enabled